Bank Indonesia adalah organisasi yang senantiasa adaptif terhadap perkembangan eksternal untuk pengambilan kebijakannya (Learning Organization). Untuk menjadi Learning Organization, Bank Indonesia perlu meningkatkan kualitas pengambilan kebijakan dengan menggunakan semua aset pengetahuan yang dimiliki melalui prinsip-prinsip Knowledge Management (KM). Aset pengetahuan tidak hanya yang dimiliki oleh internal organisasi BI, namun juga melibatkan stakeholders dalam pengambilan kebijakan, untuk kepentingan nasional.

Untuk mendukung pelaksanaan tugasnya, Bank Indonesia telah bekerjasama dengan Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia. Sampai dengan saat ini, BI telah menandatangani MoU dengan ± 74 Perguruan Tinggi. MoU ini mencakup kerjasama dalam hal edukasi kebanksentralan, riset kebanksentralan, leadership dan pengabdian masyarakat. Dalam proses kerjasama yang akan semakin bertambah di masa mendatang, terdapat kendala yang dihadapi yaitu alur informasi masih bersifat konvensional (surat dan email), hanya bersifat satu arah, belum terintegrasi di berbagai departemen di Bank Indonesia, serta tidak terdokumentasi dengan baik. Hal ini menjadi kendala BI untuk memonitor capaian pelaksanaan MoU dari seluruh Perguruan Tinggi. Karena alur informasi bersifat satu arah, maka proses pemberian masukan dari kalangan akademis ke BI juga menjadi terbatas dan terkendala birokrasi. Lebih jauh lagi, terdapat kendala untuk secara obyektif memberikan apresiasi kepada Perguruan Tinggi yang aktif dan turut mengembangkan pengetahuan kebanksentralan.

Dari sudut pandang Perguruan Tinggi, belum ada media belajar (benchmarking) antar Perguruan Tinggi terkait jenis aktivitas dan strategi yang berhasil dalam mengembangkan kebanksentralan di kampus, sehingga memunculkan problematika antara lain ketimpangan pengetahuan kebanksentralan antar Perguruan Tinggi; kesulitan untuk meminta narasumber terkait materi kebanksentralan dari BI; pengajuan banlit (research grant), beasiswa, atau kegiatan edukasi harus melalui satker yang berbeda-beda (tidak satu pintu). Dari sisi infrastruktur sistem informasi yang dimiliki BI saat ini, belum ada satupun sarana interaksi online yang memungkinkan pertukaran pengetahuan atau konten (unstructured information) antara BI dengan stakeholders eksternal dalam rangka edukasi kebanksentralan serta memberikan masukan untuk peningkatan kualitas kebijakan BI (institutional memory).

Menimbang permasalahan tersebut di atas dan mengacu ke Roadmap BI Institute, khususnya memperkuat kerjasama strategis dengan lembaga terkemuka, serta untuk dapat mengakses aset pengetahuan dari akademisi di luar BI, BI Institute telah membuat sebuah repository pengetahuan eksternal yang berfungsi sebagai sarana sentralisasi pengetahuan kebanksentralan untuk kalangan akademis yang telah menandatangani MoU dengan Bank Indonesia. Sarana tersebut dinamakan SPEKTRO (Situs Pengelolaan Edukasi Kebanksentralan Online) dengan alamat www.spektro-bi.org. Meski difasilitasi dan dimoderatori oleh BI Institute, kontributor utama repository ini adalah para dosen pengampu kebanksentralan, dengan fokus utama dokumentasi dan pertukaran pengetahuan kebanksentralan atau proses pembelajaran yang terkait dengan BI.

SPEKTRO telah diperkenalkan pada pertengahan 2017 kepada seluruh Perguruan Tinggi yang telah menandatangani MoU, dengan peran Dosen Pengampu Mata Kuliah Kebanksentralan sebagai Admin yang bertanggung jawab melakukan pengunggahan ke SPEKTRO. Sejak itu, SPEKTRO diisi lebih dari 900 posting berbentuk foto, video, audio, dan berbagai jenis dokumen terkait pelaksanaan MoU, yang dimonitor langsung oleh BINS. Pengunggahan itu dilakukan oleh 171 dosen kontributor, dan membawa manfaat untuk Bank Indonesia maupun Perguruan Tinggi. Pada tahun 2018, SPEKTRO telah diintegrasikan dengan BMEB dan JIMF (Open Journal System), sehingga cakupan aset pengetahuan yang diakses BI tidak hanya dari sisi edukasi kebanksentralan, namun juga dari sisi riset.


SPEKTRO merupakan Knowledge Management System berskala nasional sebagai sarana pertukaran pengetahuan interaktif antara Bank Indonesia dan Perguruan Tinggi yang memiliki local wisdom dalam rangka edukasi kebanksentralan serta memberikan masukan terhadap kebijakan Bank Indonesia

Manfaat untuk Bank Indonesia
  • Mendukung Bank Indonesia menjadi lembaga pembelajaran, studi dan riset terkemuka tingkat dunia (World Class)
  • Mempermudah koordinasi pelaksanaan edukasi kebanksentralan, baik dalam bentuk ToT, kuliah umum maupun dosen tamu yang memberikan pengajaran di Perguruan Tinggi
  • Mempermudah koordinasi dan kerjasama penelitian dengan Perguruan Tinggi
  • Mempermudah proses pendaftaran beasiswa dan bantuan penelitian
  • Sarana evaluasi pelaksanaan kerjasama edukasi kebanksentralan
  • Meningkatkan kualitas kerjasama Bank Indonesia dengan Perguruan Tinggi
  • Menarik minat Perguruan Tinggi lain untuk melakukan kerjasama dengan Bank Indonesia
  • Memperluas edukasi kebanksentralan dan sosialisasi kebijakan Bank Indonesia, termasuk kepada Perguruan Tinggi di Luar Negeri

Manfaat untuk Perguruan Tinggi 
  • Mempermudah sharing materi dan dokumentasi lain, baik berupa foto dan/atau video pelaksanaan edukasi kebanksentralan dan kegiatan terkait lainya layaknya media sosial
  • Mempercepat proses pengajuan kebutuhan edukasi kebanksentralan, misalnya: kebutuhan pengajar untuk materi kebanksentralan baik dari Bank Indonesia maupun expert dari Perguruan Tinggi lain atau kebutuhan ToT/Kuliah Umum
  • Memperoleh materi pengajaran dari Bank Indonesia atau Perguruan Tinggi lain
  • Mempermudah koordinasi dan kerjasama penelitian dengan Bank Indonesia dan Perguruan Tinggi lain
  • Sarana yang mempercepat penyampaian usulan peningkatan kualitas edukasi kebanksentralan
  • Sarana benchmarking pelaksanaan kerjasama, khususnya terkait edukasi kebanksentralan dengan Perguruan Tinggi lain
  • Sarana kompetisi sekaligus mendorong motivasi untuk menjadi Perguruan Tinggi teraktif dalam pelaksanaan edukasi kebanksentralan
  • Mempermudah pengajuan beasiswa dan bantuan penelitian
  • Saran untuk berkontribusi mencerdaskan masyarakat, khususnya mengenai kebanksentralan




by hari.pramono40 posted on 29 August 2018

 

Contact Us

Bank Indonesia Institute
Divisi Manajemen Pembelajaran dan Pengetahuan

Menara Sjafrudin Prawiranegara lt.20
Jalan MH Thamrin no.2 Jakarta Pusat 10350
Telp : +62 21 2981 0000
Ext : 2843 / 2167
Email : kmadmin@bi.go.id